Iklan di bawah menu

Mengenal Jenis-Jenis Bahan Kaos Sablon Printing Branded

Digital printing adalah inovasi terbaru dalam dunia tekstil dan mengisi kesenjangan antara permintaan dan penawaran yang tidak dapat ditutup oleh mesin tradisional. Untuk membuat usaha kaos sablon dengan digital printing, maka harus mengetahui bahan kaos sablon yang bagus agar hasil yang didapatkan sangat memuaskan. 

Bahan Kaos Sablon Printer DTG

Digital printing (DTG) adalah sebuah revolusi baru bagi pebisnis sablon karena memungkinkan pengusaha untuk mencetak tanpa gangguan. Hadirnya digital printing juga hemat biaya produksi, fleksibilitas desain, dan mesin yang sangat dapat diandalkan. Elemen-elemen penting yang membantu meningkatkan tingkat produksi dan merangsang pertumbuhan bisnis
Jenis bahan kaos sablon
Jenis bahan kaos sablon distro
Namun sebelum Anda ingin membuka usaha di bidang ini, pastikan Anda memilih bahan yang tepat, terutama bahan untuk kaos sablon. Mengapa? Sebab tidak semua bahan kaos bisa dicetak dengan baik menggunakan mesin digital printing. 


Apa sajakah bahan kain kaos sablon printing (DTG) tersebut? simak informasi tersebut dibawah ini.

1. Cotton Combed

Cotton combed sedikit lebih mahal dari katun biasa tetapi bahannya sangat lembut. Hal ini karena serat kapas diperlakukan secara khusus sebelum dipintal menjadi benang. Combed cotton adalah versi yang lebih lembut dari cotton biasa, dibuat dengan cara mengolah serat kapas sebelum dipintal menjadi benang.

Bahan kaos yang bagus untuk sablon adalah Cotton combed. Karena, cotton yang disisir membutuhkan lebih banyak pekerjaan dan menghasilkan kualitas terbaik yang lebih tinggi, kain yang lebih keras, biasanya lebih mahal daripada cotton biasa. 

Nah, cotton combed ini bahan yang biasanya dicari oleh pemilik konveksi pakaian distro karena adem, jika di pakai dapat menyerap keringat dan mudah untuk di sablon. Oleh karena nya jenis sablon terbaik kaos distro yaitu sablon plastisol. 

2. Katun kardet

Pertama kali membeli kain katun, saya pikir hanya satu jenis katun saja. Terdengar suara pemilik toko, mas mau katun combed atau kardet? sekilas bingung menjawab nya..


Karena tidak bisa menjawab, saya kembali bertanya. Apa bedanya pak bahan combed dan kardet? dia menjawab 2 point. Pertama, baik katun kombed dan kardet masih berasal dari bahan serupa yaitu 100% kapas. Kedua, sama-sama dapat menyerap keringat, namun dibedakan dalam proses pembuatan nya.

Sekilas memang kain terlihat mirip sehinga banyak yang menyebutnya KW super, namun jika diraba kelembutan kainnya akan terasa beda. Tidak selembut serat kapas combed, katun kardet sedikit berbulu. Karena itulah harga kain kardet sedikit lebih murah. Jika modal usaha cloathing anda kecil, cotton carded adalah solusinya. 

4. Slub cotton

Slub adalah benang yang memiliki area tebal dan tipis di sepanjang benang. Slub biasanya dilakukan pada bingkai ring spinning. Anda dapat memprogram mesin menjadi slub yang direkayasa dengan bintik tebal dengan jarak yang sama.

Jika Anda melihat masing-masing benang, Anda akan melihat beberapa area yang memiliki ketebalan lebih. Hadirnya slub ini menciptakan minat visual saat merajut menjadi kain. Anda akan menyukai katun slub karena kainnya yang unik dengan teksturnya. Bahan ini juga ringan dan tidak akan melekat pada tubuh Anda.

5. Supima Cotton

Cotton  Supima adalah jenis katun yang sangat lembut dan tahan lama. Jenis supima cotton dianggap sebagai salah satu bahan cotton berkualitas terbaik yang tersedia. Anda akan menyukai bagaimana cotton ini menolak pilling, fading, dan stretching.

Sablon Anda akan awet dan tahan lama jika menggunakan bahan dari supima cotton. Bahkan, setelah mencuci, Anda akan melihat perubahan yang tidak dimiliki oleh bahan kaos lainnya. Ya, bahan kain ini akan berubah menjadi jauh lebih lembut disentuh setelah dicuci. Namun harga cotton supima tentunya jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan bahan kaos lainnya.


Sablon Digital dan Manual

Setelah kita membahas macam-macam kain untuk sablon. Agar anda bisa memilih sesuai kebutuhan sablon. Yuk, kita bahas kelebihan sablon digital dan manual. 

A. Kemampuan Cetak

  • Sablon Digital
Karena menggunakan printing, jadi bisa memesan sablon tanpa minimal order, satupun bisa dicetak. Jika produksi dalam jumlah banyak, tenaga DTG lebih hemat waktu.
  • Sablon Manual
Untuk menekan biaya produksi, tidak menerima sablon satuan, minimal order 1 lusin dan proses pengerjaan cukup lama. 


B. Kualitas Sablon

  • Sablon Manual
Kualitas sablon manual sangat awet, bahkan baju sudah rusak sablon masih melekat kuat. Sehingga banyak pemilik brand pakaian menggunakan teknik manual. Tetapi itu semua tergantung cat yang digunakan dan proses pembuatan nya. 
  • Sablon Digital
Jika dalam pemilihan tinta print kualitas yang tidak bagus, hasil sablon digital bisa cepat pudar dan gampang rontok.

Untuk Anda yang masih bingung masalah kain menyablon, jenis bahan kaos sablon di atas semoga bisa membantu.

0 Response to "Mengenal Jenis-Jenis Bahan Kaos Sablon Printing Branded"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel